Dear Suami,
Saat dirimu pulang dari lelahnya kerja, dan suatu waktu kau temui muka cemberut dari istri tercinta
Bersabarlah menghadapinya
Ini bukan suatu petaka
Saat kau memasuki rumah istrimu masih saja diam dan tidak bicara
Janganlah hanya diam atau bahkan memarahinya
Istrimu hanya ingin kau lebih peka
Diamnya istri karena menahan kekesalan isi hatinya yang tak mampu bicara
Biarkan istrimu sejenak, dan setelah itu peluklah dia.
Katakan padanya "Kau terlihat semakin cantik cemberut seperti ini" :D
Dan setelah ia mulai mereda dan kembali manja
Tanyakan padanya dengan lemah lembut,
apa penyebab Istrimu tadi tak ingin bicara.
Jangan malah sebaliknya,
Saat melihat istri cemberut dan berdia setelah kau pulang kerja.
Merasa rumah seperti neraka, panas tak ada senyum indah
Jangan melontarkan amarah dan ancaman padanya
Jangan pula menyalahi istrimu sepenuhnya
Bisa jadi ada suatu kesalahanmu dalam hak istri yang tak disadari.
Bisa jadi suami sering mengabaikan istri setiap pulang kerja di dalam kamar lebih sering pegang hp dari pada pegang istri.
Atau sebagai suami kau tak memahami perasaannya, dan hal lainnya.
Dear Suami,
Bersabarlah atas amarahmu
.
.
Nabi shallallahu’alaihiwasallam bersabda:
.
.
“لَيْسَ الشَّدِيدُ بِالصُّرَعَةِ، إِنَّمَا الشَّدِيدُ الَّذِي يَمْلِكُ نَفْسَهُ عِنْدَ الْغَضَبِ“
.
.
“Orang yang kuat bukanlah jago gulat, namun orang yang kuat adalah yang mampu menahan diri manakala marah”. (HR. Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah)
.
.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
إِنَّ الْمَرْأَةَ خُلِقَتْ مِنْ ضِلَعٍ, لَنْ تَسْتَقِيْمَ لَكَ عَلَى طَرِيْقَةٍ, فَإِنِ اسْتَمْتَعْتَ بِهَا اِسْتَمْتَعْتَ بِهَا وَفِيْهَا عِوَجٌ, وَإِنْ ذَهَبْتَ تُقِيْمُهَا كَسَرْتَهَا وَكَسْرُهَا طَلاَقُهَا .
.
“Sesungguhnya wanita diciptakan dari tulang rusuk, ia tidak bisa lurus untukmu di atas satu jalan. Bila engkau ingin bernikmat-nikmat dengannya maka engkau bisa bernikmat-nikmat dengannya namun padanya ada kebengkokan. Jika engkau memaksa untuk meluruskannya, engkau akan memecahkannya. Dan pecahnya adalah talaknya.” (HR. Muslim)
.
.
19 Muharram 1440H
#credit @ummuzahrani
#goresanummuzahrani #suamikusurgaku
No comments:
Post a Comment