Kenapa dandanan istri hanya untuk suaminya, bukan jadi konsumsi umum?
jawabannya: “Dan hendaklah kamu tetap di rumahmu dan janganlah kamu berhias dan bertingkah laku seperti orang-orang Jahiliyyah yang dahulu.” (QS. Al Ahzab: 33)
.
.
Maqatil bin Hayan mengatakan bahwa yang dimaksud berhias diri adalah seseorang memakai khimar (kerudung) di kepalanya namun tidak menutupinya dengan sempurna. Dari sini terlihatlah kalung, anting dan lehernya. Inilah yang disebut tabarruj (berhias diri) ala jahiliyyah. Silakan kaji dari kitab Tafsir Al-Qur’an Al-‘Azhim karya Ibnu Katsir, 6: 183 (terbitan Dar Ibnul Jauzi).
.
🌹tanda wanita shalihah tidaklah suka dandan keluar rumah, dandanan cantiknya spesial untuk suaminya saja.
.
Bersyukurlah para suami jika memiliki istri yang selalu menjaga kecantikannya hanya untuknya,karena itulah ciri-ciri wanita terbaik sebagaimana disebut dalam hadits berikut,
.
Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, dia berkata,
Pernah ditanyakan kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Siapakah wanita yang paling baik?” Jawab beliau, “Yaitu yang paling menyenangkan jika dilihat suaminya, mentaati suami jika diperintah, dan tidak menyelisihi suami pada diri dan hartanya sehingga membuat suami benci” (HR. An-Nasai no. 3231 dan Ahmad 2: 432. Al-Hafizh Abu Thahir menyatakan bahwa sanad hadits ini hasan)
.
🚨 Sementara masih banyak wanita saat ini, bahkan yang sudah berhijab, lebih ingin jadi konsumsi umum daripada untuk suaminya sendiri, subhanallaah...
.
.
.
sumber: rumaysho.com
.
#fiqihwanita_
No comments:
Post a Comment